SLEMAN – PSM Makassar harus menelan pil pahit usai dibantai 3-0 oleh PSS Sleman di Stadion Manguwoharjo, Minggu (11/10/2026). Hasil minor tersebut membuat Pelatih Kepala Juku Eja, Darije Kalezic kesal.
Ia mengaku, meski anak asuhnya sudah memperlihatkan progres yang cukup baik selama latihan. Namun, dalam pertandingan malah berbanding terbalik.
Semua berjalan tidak sesuai dengan rencana kita. Kita tidak layak kalah dengan kemasukan 3 gol,” kesal Darije dalam konferensi pers usai laga vs PSS Sleman.
Dalam pertandingan, lanjut Darije, ia berusaha maksimal untuk memecahkan kebuntuan. Terlebih saat timnya tertinggal 1-0. Ia banyak memasukkan pemain bertipikal menyerang untuk menambah daya gedor.
“Kalian lihat saya memasukkan banyak striket untuk menggantikan pemain bertahan. Namun itu tidak berjalan sesuai rencana,” ucapnya.
Ia menambahkan, dalam empat laga awal Super League 2026/2027 anak asuhnya sudah kebobolan 11 gol. Hal tersebut menempatkan PSM menjadi salah satu tim dengan kebobolan terbanyak.
“11 gol kemasukan tentu saja itu banyak dan saya tidak suka dengan itu,” kaya Darije.
Ia juga mengungkapkan, salah satu pemainnya Rizky Eka Pratama mendapatkan cedera pada bagian lututnya dalam laga kontra Super Elang Jawa sore tadi. Lantaran hal tersebut, Rizky Eka harus ditarik keluar lapangan.
“Rizky Eka tidak beruntung hari ini. Dia mengalami cedera dibagian lutut usai berbenturan dengan pemain lawan. Namun saya rasa itu bukan cedera yang serius,” jelasnya.
